PIDATO KEMERDEKAAN 17 AGUSTUS
Assalamu’alaikum
Wr. Wb.
Al-Hamdulillah Al-Ladzi Addzoma
Minsya’nil Jihaadi Hattaa Fadholahu Min Siyajiddunnya Waddin
Allahhumma Solli Wasallim Wabaarik
Ala Hadzan Nabiiyiil Karim Warosulil Adziiem, Muhammadin Sholollohu Alaihi Wassalama,
Wa Ala Alihi Wa Ashabihi Waman Tabi’ahum Ila Yaumil Yamin
Ama Ba’du
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1434 H
Mohon maaf lahir dan batin
Hadrotil Mukarom Para Alim Ulama, Para Umaro’
beserta segenap jajarannya, segenap Dewan Juri. Para Pemirsa dan pendengar kaum
muslimin-muslimat yang berbahagia yang dimuliakan Allah.
Seiring sejuknya udara kemerdekaan yang indah
ini tiada kata yang pantas kami sampaikan, melainkan ungkapan rasa syukur
dengan wasillah… Al-Hamdulillahirobbil Alamin, Kehadirat Allah SWT. Dzat Yang
Maha Pengasih Lagi Penyayang , karena rahmatNya-lah kita terengkuh berjalan
dititiannya, terlebih tergelarnya acara pada hari ini, Majlis yang Insya Allah
penuh manfaat dan barokah, Amin yarobbal Alamin.
Dan Semoga rahmat ta’dim dan salam Allah SWT
senantiasa dilimpahkan teruntuk kasih tercinta yang mulia Baginda Nabi Muhammad
SAW, beserta para keluarga dan sahabatnya, dengan harapan semoga kita semua
mendapat syafaat/pembelaannya di hari Kiamat nanti. Amin ya Robbal Alamin..
Hadirin-hadirat yang kami muliakan
Tema ceramah yang akan kami sampaikan adalah:
“Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan dengan
Bangkit Dari Kemerosotan Moral”
Hadits bersumber dari Abdillah: AN ABDILLAHI QOL QOLA ROSULULLAH SAW ALAIKUM BISSIDQI FA INNA SIDQO
YAHDII ILALLBIRRI WA INNAL BIRRO YAHDI ILAL JANNAH;
Artinya:
“Berpegang teguhlah pada kejujuran
sesungguhnya kejujuran itu menunjukkan kepada kebaikan dan sesungguhnya
kebaikan itu menunjukkan ke jalan masuk surga”, (hadists riwayat Imam Bukhori)
Contoh nyata hadits ini adalah, sejarah Bung
Hatta CS.
Tatkala melakukan perdebatan di Negara
Belanda, mampu menjadi pemenang di kandang lawan, sehingga mendapat pelimpahan
kekuasaan dari pemerintah Negara Belanda…
Karena kecerdasan dan kejujuran serta
keberaniannya Bung Hatta CS di tolong dan dilindungi Allah SWT.
Bisa digaris bawahi bahwa: Kecerdasan,
kejujuran, keberanian adalah sarana dan jaminan dapat menyelesaikan masalah dan
mendapat pertolongan dan perlindungan dari Allah SWT.
Wahai generasi penerus bangsa ini, mari kita
tanamkan kejuuran dan keberanian agar bangsa dan negar ini menjadi Negara yang
Baldatun Warobbun Gofhur, Ayem Tentrem Kerto Raharjo…
Wahai generasi penerus pejuang-pejuang
bangsa…
Mari kita tengok kembali di Priambul
Undang-undang Dasar 1945. Di sana jelas bahwa Kemerdekaan Repiblik ini atas
Berkat Rahmat Allah bukan Rahmat Tuhan, maka dari itu mari kita isi PEringatan
Kemerdekaah ini dengan selaras Nilai-nilai luhur dan Norma-norma yang telah
ditanamkan oleh para pahlawan-pahlawan kemerdekaan bangsa kita ini dengan cara
melakukan istighosah, membaca Surat Yasin dan Tahlil yang pahalanya kita
kirimkan kepada arwah-arwah para pejuang dan pahlawan bangsa ini.
Moga-moga amal baiknya di terima di sisi
Allah dan dosa-dosanya diampuni Allah SWT, dimasukkan ke dalam surga dan di
jauhkan dari siksa api neraka. Dan kita yang ditinggalkan semoga dapar
meneruskan perjuangannya.. Amin yarobbal Alamin…
Sejalan dengan pesan suci Baginda Nabi
Muhammad SAW.
MALLAM YASKURINNAS LAM YASKURILLAH
Barang siapa tidak bisa bersyukur pada
manusia maka tidak bersyukur kepada Allah
KHUBBUL WATHON MINAL IMAN,
Cinta Tanah Air sebagian dari Iman
Demikianlah ceramah singkat ini yang bisa
kami sampaikan, sebelum kami akhiri kami minta maaf yang sebesar-besarnya
apabila ada tingkah laku dan salah-salah kata yang kurang berkenan pada hati
hadirin hadirat semua kami akhiri
Wassalamu’alaikum
Wr.Wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar