sendiri dalam resahku
menanti kau ulurkan tanganmu
menggapai rasa yang tak terbendung
karena cinta yang penuh egoku
hati ini masih bergetar
saat mata terpejam
dan bayangmu menghalau malam
bercerita kembali kisah lama yang tak pernah memudar
mata ini masih berbinar
saat kau berikan senyuman
yang selalu menghadirkan sejuta kerinduan
yang tak mungkin lagi kupendam
baru kusadar artimu
baru kusadar betapa ku mencintamu
waktu yang berlalu tak kuasa menghapus bayangmu
waktu yang barpacu tak hendak mengusir kenangmu
andai kau masih mencintaiku
gapai kembali cintaku
yang tak lekang oleh waktu
dan tak pernah lagi kulepas dirimu
menanti kau ulurkan tanganmu
menggapai rasa yang tak terbendung
karena cinta yang penuh egoku
hati ini masih bergetar
saat mata terpejam
dan bayangmu menghalau malam
bercerita kembali kisah lama yang tak pernah memudar
mata ini masih berbinar
saat kau berikan senyuman
yang selalu menghadirkan sejuta kerinduan
yang tak mungkin lagi kupendam
baru kusadar artimu
baru kusadar betapa ku mencintamu
waktu yang berlalu tak kuasa menghapus bayangmu
waktu yang barpacu tak hendak mengusir kenangmu
andai kau masih mencintaiku
gapai kembali cintaku
yang tak lekang oleh waktu
dan tak pernah lagi kulepas dirimu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar